Artikel

Cinta Allah Kepada Hamba-Nya oleh Binti Assegaf

๐ŸŒนCinta Allah Kepada HambaNya๐ŸŒน

๐ŸƒPart 1๐Ÿƒ

"Sesungguhnya Allah mencintai orang yang kembali kepadaNya dan sebaik baik orang yang berlumur dosa adalah orang yang kembali kepada Allah"

Di dalam Al Qur'an :
Allah Swt berfirman  :

ู‚ูู„ู’ ูŠูŽุง ุนูุจูŽุงุฏููŠูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุณู’ุฑูŽูููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ุชูŽู‚ู’ู†ูŽุทููˆุง ู…ูู†ู’ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูŽุบู’ููุฑู ุงู„ุฐูู‘ู†ููˆุจูŽ ุฌูŽู…ููŠุนู‹ุง ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽูููˆุฑู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ู (53) ูˆูŽุฃูŽู†ููŠุจููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุณู’ู„ูู…ููˆุง ู„ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽูƒูู…ู ุงู„ู’ุนูŽุฐูŽุงุจู ุซูู…ูŽู‘ ู„ูŽุง ุชูู†ู’ุตูŽุฑููˆู†ูŽ (54)

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar {39} : 53-54

Allah masih memanggil mereka " yang telah berlumur dosa dengan sebutan " Hai Hamba HambaKu "
Dan Bahkan Allah masih memotivasi kepada hambaNya yang telah terlewat batas, Agar tidak menyerah atas perbuatannya karena Rahmat Allah lebih luas dari segala perbuatannya..


๐Ÿƒ Part 2 ๐Ÿƒ
Dikisahkan..
Terdapat Seorang ibu dan anak yang terpisahkan disuatu peperangan..
Ibu dan anak ini telah berputus asa dan yakin bahwa mereka telah saling kehilangan..
Mereka sama sama mencari dan menangis..
Dan dengan izin Allah, Ibu dan anak tersebut di pertemukan setelah itu keduanya saling berpelukan dan sangat bahagia..
Di riwayatkan pula pada saat itu semua sahabat yang melihat anak dan ibu itu menangis terharu..

Dan keluarlah Rasulullah SAW dari tenda peperangan beliau.

Kemudian Rasulullah bertanya kepada para sahabat :

ู…ุง ุชุจูƒูŠ ูƒู…!ุŸ
Apa yang membuat kalian menangis?

Sahabat menjawab :

Karena kecintaan ibu itu terhadap anaknya Ya Rasulullah..

Kemudian Rasulullah berkata :
Mungkinkah ibu itu membiarkan anaknya terlempar dalam api yang membara?

Kemudian para sahabat menjawab :

ู„ุง ุŒ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡
Tidak, Wahai Rasulullah

Rasulullah menjawab : Begitupula dengan Allah,
Sesungguhnya Allah mencintai kalian dan Allah tidak akan membiarkan hambaNya masuk ke dalam api neraka walaupun dosanya sebanyak buih lautan apabila tidak menyekutukanNya kalian akan diampuniNya..

Dan Allah menyukai hamba-hambaNya yang kembali kepadaNya (Taubat) dan Senangnya Allah melebihi senangnya ibu itu bertemu dengan anaknya


๐Ÿƒ Part 3 ๐Ÿƒ

Bahkan Rasulullah Saw bersabda :

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ูŽุงู„ูŽ : ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ู ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญููŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุจู’ู‚ูŽู‰ ุซูู„ูุซู ุงู„ุฃูŽุฎููŠู’ุฑู ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู : ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู’ู†ููŠู’ ููŽุฃูŽุณู’ุชูŽุฌููŠู’ุจูŽ ู„ูŽู‡ู, ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ูู†ููŠู’ ููŽุฃูุนู’ุทููŠูŽู‡ู, ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑูู†ููŠู’ ููŽุฃูŽุบู’ููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Rabb kita Tabaraka wa Ta’alaturun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir, (kemudian) Dia berfirman, ‘Barang siapa berdoa kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan, barang siapa meminta kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan, dan barang siapa memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.’”

Allah telah memberi kemudahan bagi hambaNya..
Hanya saja,
Kita sebagai hamba yang tidak mau memohon ampun..

Sungguh, Saat semua orang di dunia ini tidak mau menerima dirimu lagi karena perbuatamu, Maka Sesungguhnya Allah membukakan 8 pintu Ampunanny untukmu..

Lalu,Nikmat Allah apalagi yang kurang untuk kita?
Segala kenikmatan, kemudahan telah diberikanNya..
Lalu, Apalagi yang di minta?
Lalu, Kenapa kita tidak pernah bersyukur dengan pemberianNya?
Lalu, Kenapa kita selalu mengeluh saat di beri sedikit cobaan?
Lalu kenapaaa? Segala kenikmatan yang diberikan Allah kita buat untuk melupakanNya?

YaAllah..
Sungguh, kami adalah hambaMu yang berdosa..
Tapi kami tak pernah putus ada akan rahmatMuโค๏ธ
Karena kami yakin, RahmatMu lebih besar dari dosa ♥

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู‰ ุฎูŽุทููŠุฆูŽุชูู‰ ูˆูŽุฌูŽู‡ู’ู„ูู‰ ูˆูŽุฅูุณู’ุฑูŽุงููู‰ ููู‰ ุฃูŽู…ู’ุฑูู‰ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุจูู‡ู ู…ูู†ู‘ูู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู‰ ุฌูุฏู‘ูู‰ ูˆูŽู‡ูŽุฒู’ู„ูู‰ ูˆูŽุฎูŽุทูŽุฆูู‰ ูˆูŽุนูŽู…ู’ุฏูู‰ ูˆูŽูƒูู„ู‘ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุนูู†ู’ุฏูู‰

(Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan)

Artikel Lainnya